Pages

Jumat, 22 Januari 2010

KAMI BERTEMAN (VI)


Sekretaris : ‘ bunda…..pekerjaan ini menuntut saya untuk memberikan penampilan terbaik saya. Karena saya tidak hanya duduk manis mengerjakan tugas-tugas saya di dalam ruangan. Saya juga berinteraksi langsung dengan klien dan relasi kami.
Penampilan selain skill bagi saya senjata untuk mendapatkan perhatian dan menggaet mereka untuk bekerja sama. Pakaian yang saya pakai juga tidak vulgar kok. ‘

Marketing : ‘ tidak vulgar menurut mu seperti apa jeng…? Yang tidak kelihatan belahan dada dan paha begitu?..hanya sekedar membentuk lekuk tubuh mu saja?’

Sekretaris : ‘ apa sih yang salah dengan baju yang ketat..? ‘



Guru : ‘ tidak salah kalau kamu pakainya di rumah dan tidak dilihat orang. Apa kamu tidak merasa penampilan seperti itu terkadang mengganggu konsentrasi rekan dan atasan mu? Atau mereka sengaja mendiamkan saja sambil menikmati. Apa kamu tidak merasa dengan berpenampilan seperti itu kamu telah dimanfaatkan oleh perusahaan mu untuk tujuan melancarkan bisnis nya. Bos mana yang tidak bangga punya sekretaris cantik, seksi, pintar dan pandai mengambil hati klien. Atau kamu sendiri bagitu bangga dengan penampilan mu dan senang dengan predikat sekretaris cantik nan seksi. Jangan mengandalkan fisik untuk meraih sukses. Keindahan ragawi tidak abadi jeng. Kamu bisa menunjukkan kualitas dirimu tanpa harus mengumbar keseksianmu. Sukses yang selama ini kamu raih bukan kah itu karena memang kamu ahli di bidang mu. Yakin lah jeng.’

Suasana sejenak membisu. Entah apa yang ada dipikiran mereka saat itu. Perkataan si guru begitu menusuk. Si sekretaris tersenyum kecut. sejenak ia gamang akan dirinya. Apakah kesukseksan nya selama ini karena dia memang ahli atau karena penampilannya. Yang ia tahu semua klien dan relasi nya bagitu ramah dan hangat menyambut kehadiran nya dalam setiap pertemuan. Dan tentunya tak lepas dengan segudang pujian atas penampilan nya. Bos nya pun tak pernah ketinggalan mengajak nya ke pertemuan-pertemuan penting di kota maupun diluar kota. Baginya itu satu prestasi karena sampai saat ini belum ada yang sesering dia mendampingi bos nya. Dia merasa begitu dibutuhkan dan menjadi andalan bos nya. Yah kalau bos nya mau bisa saja dia mengajak asisten nya yang juga wanita. Tapi kalau ia banding kan penampilannya dengan si asisten bos itu, jauh sekali perbedaan nya. Si asisten seorang wanita yang berpenampilan muslimah dengan jilbabnya. Ia anggun, pintar dan kelihatan berwibawa. Tutur katanya pun lemah lembut. Seluruh karyawan sangat menghormati nya dan segan padanya. Huff..bhatin nya menjerit. Kebanggaan nya selama ini hanya sampah. Dia mengharapkan rekan-rekan dikantor nya respect padanya tapi yang ia dapat godaan nakal dari rekan pria. Satu hal yang tak bisa ia bohongi dalam hatinya selama ini begitu mengagumi si asisten bos . tiba-tiba ia merasakan kerinduan yang teramat sangat ingin cepat-cepat masuk kerja dan bertemu si asisten bos. Banyak hal yang perlu ia pelajari dari wanita itu. Ia merasa tidak kelihatan seperti perempuan pintar dengan gelar sarjana yang di sandang nya dan dengan predikat wanita karir yang sukses dan terus mempertahankan gaya nya seperti ini.

“Wah ini photo salah pasang mau pasang sekertaris malah kena klik siganteng yang habis mandi “.

16 komentar:

gajah_pesing mengatakan...

mana ini poto sekretarisnya...? wa..curang iki...
*tiwas moco sekretaris bagian belahan kok gak ada skrinsutnya*

gajah_pesing mengatakan...

pertamaxxxx

SemutGeniNet mengatakan...

wooooo ... hoax ne ... ga ada poto sekertaris baju ketatnya *tepok jidat*

Detik Pradna mengatakan...

memang lebih menyenangkan dihargai karena kemampuan dibanding karena penampilan

endar mengatakan...

penampilan bukan yang utama tapi menambah percaya diri.. tiru tiru iklan

IKHSAN mengatakan...

belahan dada dan paha

*langsung piktor* :D

Seno mengatakan...

Itu sekertaris kayaknya jadi pemeran utama ya Mas Rud.

Blog Ijo mengatakan...

kunjungan perdana..
lam kenal bro..

liudin mengatakan...

saya sudah memasang banner untuk blog ini.
sebenarnya saya sedang mengerjakan dengan format flash sehingga memakan wktu yang lama.
tapi mengingat kebutuhan Anda saya telah membuat banner biasa. jika Anda memiliki banner sendiri silahkan kirim ke liudin@consultant.com akan segera saya ganti banner Anda.

Seno mengatakan...

Yups, kesimpulannya berarti vulgar atau tidak tergantung pada siapa yang memandang ya sob. Tapi secara umum sih, yang ketat2 yah vulgar namanya ya.

JAUHDIMATA mengatakan...

jujur sejujur-jujurnya sebagai laki-laki normal, saya suka melihat wanita berbaju ketat.
sehingga saya tidak tahan untuk tidak menggodanya...

arifudin mengatakan...

wakakaka.... sayang ternyata skrinsutnya tidak keluar he...he..

greengrinn mengatakan...

Ah,. jadi ini cerita bersambung. bener-bener baru nyadar waktu udah baca (doh)!

gajah_pesing mengatakan...

rikues skrinsut

soewoeng mengatakan...

alhamdulillah
akhirnya selesai juga

Eka Situmorang-Sir mengatakan...

Perenungan yang indah! :)
Tersentuh..

 
 

Blogger